Troubleshooting lapisan fisik jaringan WAN

Troubleshooting lapisan fisik jaringan WAN

1.1. Troubleshooting fiber optic
Problem yang biasanya terjadi adalah sinyal loss berukuran besar, untuk meminimalkan masalah itu dapat dibuatkan poin-poin seperti dibawah :
· Pastikan kabel fiber yang digunakan bersih dan tidak patah atau rusak.
· Pada saat splicing pastikan loss yang dihasilkan seminimal mungkin. Atau mencapai RX sensitivity yang direkomendasikan yaitu -22 s/d – 24 dB.
· Pada saat memasukan konektor ke salah satu port di OTB pastikan inner-nya masuk secara tepat.(jika hal ini tidak diteliti dengan baik maka pada saat melakukan pengukuran dengan power meter, maka loss yang di hasilkan akan besar).
· Pada saat pengukuran dengan power meter pastikan gelombang yang digunakan sama. Bila terjadi beberapa masalah, maka cek beberapa keterangan kofigurasi di bawah ini diantaranya adalah :
• Failure of ONU to range
– Fiber yang kotor
– Sinyal degradasi
• Kabel fiber terlalu panjang
• Kabel fiber rusak
• Bad connections/fiber plant components
• Laser/receiver tidak berfungsi
– ONU ID# conflict
• Loss permanent pada frame/pattern di TDM
– Konfigurasi kabel yang salah
– Ports/Channels/Board tidak aktiv
• Tidak bisa telnet ke SCC management port (pada OLT)
– Konfigurasi yang salah pada SCC IP parameternya.
• No IP traffic
– VLAN membership yang salah
– Ports tidak di enabled. (BLOG’S, 2015).
Jika fiber mengalami kerusakan. Putus misalnya jadi bisa disambung dengan alat yang namanya Splacer dengan metode splacing.
1.2. Ethernet Wiring Pelanggan
Dalam pengkabelan jaringan digunakan kabel utp pemasangan kabel seperti pada gmbar dibawah :
TIA / EIA 568-A standar yang telah diratifikasi pada tahun 1995, digantikan oleh TIA / EIA standar 568-B pada tahun 2002 dan telah diperbarui sejak. Kedua standar menentukan T-568A dan T-568B pin-out untuk menggunakan kabel Unshielded Twisted Pair dan konektor RJ-45 untuk konektivitas Ethernet. Standar dan pin-out spesifikasi tampaknya terkait dan saling dipertukarkan, tetapi tidak sama dan tidak boleh digunakan secara bergantian.
Kedua T-568A dan standar T-568B Straight Through kabel yang paling sering digunakan sebagai kabel patch untuk koneksi Ethernet Anda. Jika Anda memerlukan kabel untuk menghubungkan dua perangkat Ethernet langsung bersama-sama tanpa hub atau bila Anda menghubungkan dua hub bersama-sama, Anda akan perlu menggunakan kabel Crossover gantinya.
Cara yang baik untuk mengingat bagaimana kawat kabel Crossover Ethernet adalah untuk kawat salah satu ujung menggunakan standar T-568A dan ujung lainnya menggunakan standar T-568B. cara lain untuk mengingat kode warna adalah hanya mengganti Hijau set kabel di tempat dengan Orange set kabel. Secara khusus, beralih Green padat (G) dengan Orange padat, dan beralih hijau / putih dengan orange / putih. (Centre, 2014).
1.3. Perbaikan Tabrakan Data Kabel UTP/Fiber
·         Perbaikan kabel UTP
Masalah yang biasanya terjadi pada kabel jaringan dengan kabel UTP :
1. kerusakan pada Kabel dan konektor Jaringan
2. Gangguan atau Kerusakan pada Hub/switch
3. Tidak bisa sharing data
4. Komputer tidak terdeteksi oleh komputer lain
5. Tidak muncul Local Area Connection. (mucha, 2012).
·         Perbaikan kabel Fiber Optik
1. Pemeliharaan Rutin
pemeliharaan rutin ada 2 macam, yaitu :
.Pemeliharaan perangkat SKSO / OLTE
.Pemeliharaan jaringan kabel optik
Perawatan Rutin Perangkat SKSO / OLTE, terdiri dari :
*Pemeliharaan Harian : Check-list Perangkat OLTE.

*Pemeliharaan Mingguan

Agar peralatan pada perangkat siap pakai sewaktu-waktu, maka perlu dilakukan pemeliharaan setiap  minggu satu kali yang meliputi pengecekan, pengetesan, dan pembersihan fisik antara lain sebagai berikut :

Alat sambung kabel serat optik (splicer).
Alat ukur kabel serat optik (OTDR).
Generator Set.
Mobil SKSO.
Alat komunikasi (Talk Set).
Power Meter.
Sarana penunjang lainnya. (zethcorner, 2009).
1.4. Fast Ethernet
Fast Ethernet merupakan sebuah sebutan untuk teknologi jaringan Ethernet yang menawarkan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan standar Ethernet biasa. Kecepatan yang ditawarkannya mencapai 100 megabit per detik. Standar-standar yang dibuat untuk teknologi ini adalah 100BaseTX, 100BaseFX, 100BaseT4, dan 100BaseVG. Disebut juga 100BaseX.
Spesifikasi yang diratifikasi sebagai IEEE 802.3u pada tahun 1995 ini menjadi evolusi yang mengizinkan transmisi data yang jauh lebih cepat (10 kali lipat) dibandingkan dengan standar Ethernet yang sebelumnya, dengan menggunakan metode media access control yang sama, yakni Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection (CSMA/CD). Selain itu, format frame yang digunakannya pun juga sama dengan Ethernet biasa, sehingga kompatibel dengan Ethernet. Pengabelan yang digunakan pun juga sama, yakni menggunakan kabel twisted pair, atau kabel serat optik meski kabel koaksial (yang digunakan oleh Ethernet 10Base2 dan 10Base5) telah ditinggalkan.
Standar ini dapat bekerja dalam modus full-duplex atau half-duplex dan dapat diimplementasikan di dalam jaringan yang menggunakan hub atau switch. (wikipedia, 2013).
1.5. Token Ring
adalah sebuah cara akses jaringan berbasis teknologi ring yang pada awalnya dikembangkan dan diusulkan oleh Olaf Soderblum pada tahun 1969. Perusahaan IBM selanjutnya membeli hak cipta dariToken Ring dan memakai akses Token Ring dalam produk IBM pada tahun 1984.
Kelebihan dan Kekurangan Topologi Token Ring (Cinci) sebagai Berikut:
Kelebihan :
a. Hemat Kabel
Kekurangan :
a. Peka Kesalahan
b. Pengembangan Jaringan Lebih Baku. (anangfathoni, 2014).
1.6. Encoding Bits Ke The Media 54
Encoding adalah proses untuk mengubah sinyal ke dalam bentuk yang dioptimasi untuk keperluan komunikasi data dan penyimpanan data. (betry, 2012).

Daftar Pustaka

anangfathoni. (2014, 09). Pengertian. kekurangan kelebihan Token Ring. Retrieved 10 12, 2016, from This is My Blog: http://anangfathoni.blogspot.co.id/2014/09/pengertian-kekurangan-kelebihan-token.html
betry. (2012, 10). PENGERTIAN ENCODING. Retrieved 10 12, 2016, from betry romansyah: http://beecry.blogspot.co.id/2012/10/pengertian-encoding.html
BLOG’S, K. (2015). Gangguan dan Troubleshooting Fiber Optic. Retrieved 10 12, 2016, from KGE BLOG’S: https://kge1992.wordpress.com/gangguan-dan-troubleshooting-fiber-optic/
Centre, T. I. (2014). Ethernet Cable – Color Coding Diagram. Retrieved 10 12, 2016, from The Internet Centre: http://www.incentre.net/tech-support/other-support/ethernet-cable-color-coding-diagram/
mucha. (2012, 04). KERUSAKAN YANG SERING TERJADI PADA JARINGAN KOMPUTER DAN SOLUSINYA. Retrieved 10 12, 2016, from muchaa: http://muchamanis.blogspot.co.id/2012/04/kerusakan-yang-sering-terjadi-pada.html
wikipedia. (2013, 04 05). Fast Ethernet. Retrieved 10 12, 2016, from wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Fast_Ethernet
zethcorner. (2009, 05 04). Pemeliharaan Perangkat dan Jaringan Kabel Optik. Retrieved 10 12, 2016, from My Sharing Corner: https://zethcorner.wordpress.com/2009/05/04/pemeliharaan-perangkat-dan-jaringan-kabel-optik/


BIOGRAPHY
NAMA : DIKKY SETIAWAN
SCHOOL : SMK ISLAM 1 BLITAR
MOTTO :
Melakukan yang harus dilakukan dan yang kulakukan tidak sia-sia . I like adventure in nature


Post a Comment

0 Comments